LPK ASIA KYOEI CENTER (AKC) menyelenggarakan kegiatan mensetsu (面接) dan kumiai kōgi(組合講義) yang berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme di aula pelatihan AKC. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam tahapan rekrutmen dan proses pengiriman peserta magang ke Jepang. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yakni 21 – 22 Oktober 2025, dan diikuti oleh para peserta pelatihan yang telah menempuh program pembelajaran bahasa dan budaya Jepang di AKC.
Pelaksanaan Mensetsu: Dua hari
Kegiatan mensetsu berlangsung selama dua hari karena peserta melamar pada bidang kerja dan lokasi pabrik yang berbeda. Pada sesi ini, perwakilan perusahaan Jepang hadir secara daring untuk melakukan wawancara langsung dengan setiap calon peserta. Proses wawancara difokuskan pada penilaian kemampuan bahasa Jepang dasar, sikap kerja, dan kesiapan mental peserta untuk bekerja di lingkungan industri Jepang.
Kegiatan mensetsu kali ini dihadiri sejumlah perwakilan perusahaan Jepang secara daring untuk melakukan wawancara seleksi langsung kepada peserta yang telah menjalani pelatihan di LPK AKC.
Meskipun ada beberapa peserta baru menjalani pelatihan selama dua bulan, hasil yang diperoleh menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Beberapa peserta berhasil menarik perhatian pewawancara dengan kemampuan komunikasi, kejujuran dalam menjawab pertanyaan, serta semangat belajar yang tinggi.
“Saya masih belum percaya bisa diterima. Baru dua bulan saya belajar bahasa Jepang di AKC, tapi sensei-sensei di sini selalu mendorong kami untuk berani berbicara dan percaya diri. Ketika pewawancara Jepang tersenyum mendengar jawaban saya, rasanya luar biasa,” ujar Owen, salah satu peserta yang dinyatakan lulus mensetsu dan diterima bekerja di perusahaan bidang plastic molding.
Ungkapan bahagia juga datang dari peserta lain yang menilai pengalaman ini bukan hanya tentang diterima kerja, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan kedisiplinan.
“Saya belajar bukan hanya bahasa, tapi juga bagaimana bersikap tepat waktu, sopan, dan bekerja dalam tim. AKC mengajarkan kami nilai-nilai kerja keras dan hormat kepada orang lain,” ujar Satria, calon peserta yang diterima perusahaan di Prefektur Aichi.
Meski baru belajar dalam waktu singkat, para peserta menunjukkan kemampuan luar biasa dalam perkenalan diri dengan Bahasa Jepang, serta menampilkan sikap disiplin dan etos kerja budaya Jepang yang selama ini menjadi fokus pembinaan di AKC.
Hasil mensetsu menunjukkan capaian yang menggembirakan. Dari seluruh peserta yang mengikuti seleksi, beberapa di antaranya langsung dinyatakan lulus dan diterima untuk bekerja di perusahaan Jepang, menandakan kualitas pelatihan di AKC telah memenuhi standar industri dan ekspektasi pihak penerima di Jepang.
Kumiai Kōgi: Bekal Penting sebelum Berangkat ke Jepang
Setelah seluruh sesi wawancara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan Kumiai Kōgi, yaitu sesi pengarahan dari kumiai (asosiasi perusahaan Jepang) yang menaungi para peserta magang. Kegiatan ini silaksanakan pada siang hari tanggal 22 Oktober 2025. Dalam sesi ini, perwakilan kumiai memberikan penjelasan mengenai sistem magang di Jepang (Gino Jisshuu), aturan kerja dan kehidupan di Jepang, serta hak dan kewajiban peserta magang selama masa kontrak.

Tujuan utama dari Kumiai Kōgi adalah memastikan seluruh peserta memahami hal-hal sebagai berikut:
- Struktur dan peran kumiai sebagai lembaga penghubung antara perusahaan penerima dan lembaga pengirim di Indonesia.
- Etika dan budaya kerja Jepang, seperti kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama tim (kyōryoku), serta semangat kaizen atau perbaikan berkelanjutan.
- Hak dan kewajiban peserta, mulai dari gaji, asuransi, hingga tata cara pelaporan dan komunikasi selama masa kerja di Jepang.
- Peraturan hukum dan tanggung jawab moral sebagai perwakilan tenaga kerja Indonesia di luar negeri.
Kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi, melainkan sebuah pembekalan moral dan mental agar peserta siap secara utuh menghadapi kehidupan baru di Jepang. Dengan dukungan tim AKC dan kumiai, peserta diharapkan mampu menyesuaikan diri dengan cepat, menjaga nama baik bangsa, serta berkontribusi positif dalam lingkungan kerja internasional.
Komitmen AKC dalam Pembinaan dan Kualitas Pelatihan
Wakil direktur LPK ASIA KYOEI CENTER, menyampaikan bahwa keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan di AKC tidak hanya berfokus pada kemampuan bahasa, tetapi juga pada pembentukan karakter, sikap kerja, dan kesiapan mental peserta.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap peserta tidak hanya mampu berbicara dalam bahasa Jepang, tetapi juga memahami nilai-nilai budaya kerja Jepang seperti tanggung jawab, kebersamaan, dan ketekunan. Hasil mensetsu hari ini menunjukkan bahwa pelatihan intensif yang kami berikan membuahkan hasil yang nyata,” ujarnya.
Kegiatan mensetsu dan kumiai kōgi di LPK AKC ini menjadi simbol kerja sama yang harmonis antara Indonesia dan Jepang dalam bidang pengembangan sumber daya manusia. Diharapkan melalui kegiatan seperti ini, semakin banyak generasi muda Indonesia yang memperoleh kesempatan berharga untuk belajar, bekerja, dan berkontribusi di Jepang dengan semangat profesionalisme dan etika tinggi.
