LPK Asia Kyoei Center kembali memberangkatkan peserta magang ke Jepang. Pada keberangkatan kali ini, sebanyak 3 peserta laki-laki diberangkatkan untuk mengikuti program magang dengan job pembuatan furniture. Ketiga peserta tersebut akan ditempatkan di Prefektur Aichi, Jepang.

Keberangkatan peserta dilakukan melalui Bandara Internasional Juanda Terminal 2. Dalam perjalanan menuju Jepang, para peserta akan terlebih dahulu melakukan transit di Singapura sebelum melanjutkan penerbangan ke Nagoya, Jepang. Keberangkatan ini menjadi salah satu bukti nyata komitmen LPK Asia Kyoei Center dalam membuka peluang kerja dan pengalaman internasional bagi generasi muda Indonesia.
Jenis pekerjaan pembuatan furniture merupakan salah satu bidang kerja yang membutuhkan ketelitian, keterampilan tangan, kedisiplinan, dan kemampuan memahami proses produksi. Dalam pekerjaan ini, peserta akan terlibat dalam proses pembuatan berbagai produk furniture, mulai dari persiapan bahan, pengukuran, pemotongan, perakitan, penghalusan, pengecekan kualitas, hingga proses akhir sesuai standar perusahaan. Pekerjaan ini tidak hanya mengutamakan kekuatan fisik, tetapi juga menuntut ketepatan, kerapian, serta kehati-hatian dalam menggunakan peralatan kerja.
Bidang pembuatan furniture juga memiliki peran penting dalam industri manufaktur. Produk furniture harus dibuat dengan ukuran yang tepat, bentuk yang rapi, kuat, aman digunakan, dan memiliki nilai estetika. Oleh karena itu, peserta dituntut untuk mampu bekerja secara teliti, mengikuti instruksi kerja, menjaga keselamatan kerja, serta mampu bekerja sama dalam tim. Keterampilan seperti membaca ukuran, memahami bahan, menggunakan alat kerja, dan menjaga kualitas hasil produksi menjadi bagian penting dalam pekerjaan ini.
Setelah tiba di Jepang, ketiga peserta tidak langsung bekerja di perusahaan. Mereka terlebih dahulu akan mengikuti training bahasa dan budaya Jepang di tempat kumiai selama 1 bulan. Pelatihan ini bertujuan untuk membantu peserta beradaptasi dengan lingkungan baru, memahami aturan kehidupan di Jepang, meningkatkan kemampuan komunikasi bahasa Jepang, serta mengenal budaya kerja Jepang yang terkenal disiplin, tepat waktu, dan bertanggung jawab.
Selama masa pelatihan di kumiai, peserta juga akan mendapatkan tunjangan sebesar 60.000 yen. Tunjangan tersebut diberikan untuk membantu kebutuhan peserta selama mengikuti proses pelatihan sebelum mulai bekerja di perusahaan tempat penempatan.
LPK Asia Kyoei Center terus mendampingi peserta sejak tahap pembelajaran bahasa Jepang, pembinaan mental, pelatihan kedisiplinan, persiapan dokumen, hingga proses keberangkatan. Dengan pembinaan tersebut, peserta diharapkan mampu menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, lembaga, dan Indonesia selama berada di Jepang.
Keberangkatan 3 peserta magang job pembuatan furniture ini menjadi momentum penting bagi LPK Asia Kyoei Center dalam memperluas kesempatan kerja bagi peserta Indonesia. Melalui program magang ke Jepang, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga kesempatan untuk meningkatkan keterampilan, membangun karakter, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.
LPK Asia Kyoei Center berharap para peserta dapat mengikuti seluruh proses pelatihan dan pekerjaan di Jepang dengan baik, menjaga kedisiplinan, mematuhi aturan, serta terus semangat belajar. Semoga keberangkatan ini menjadi langkah awal menuju kesuksesan dan menjadi inspirasi bagi peserta lainnya yang sedang mempersiapkan diri untuk bekerja di Jepang.
